Toilet Training Dan Matematika

Zhafran

Ah ini agak lucu, tapi menulisnya mungkin akan menjadi kenangan yang akan diingatnya, bahkan diingat oleh kita sekeluarga, bahwa ada moment unik dalam dirinya. Zhafran sudah mulai Toilet Training (TT) saat usianya belum genap 2 tahun, saya lupa tepatnya kapan. Seingat saya sounding dimulai sejak ia 20 bulan. Alhamdulillah tidak ada kendala dan bisa saya katakan sukses, sebab ia tak lagi ngompol di malam hari kecuali memang kondisi kelelahan atau kedinginan yang membuatnya terlelap dan tidak ke kamar kecil saat waktu pipis.

Sekarang, di usianya yang genap 2,5 tahun, syukur kami bisa melalui TT dengan lancar. Menariknya Zhafran sudah mengerti dan mengenali keadaan perutnya kala pup. Hal lucu sering muncul akhir-akhir ini. Beberapa kali saya dan suami mengenalkan figur ibu-bapak-anak-adik-kakak dan saya analogikan pada sekumpulan binatang yang kami jumpai, atau benda dirumah, sepertinya itu menarik perhatiannya dan diadopsinya untuk menggambarkan ukuran pupnya (🙊 ups).

Menemani Zhafran pup kali ini tak seribet dahulu. Ketika kami ada di luar toilet, melakukan aktivitas seperti biasa, dan dia akan berkata "Ummik/Abi udah… Becarr ali (nada suara tinggi).. ibu-ibu/papanya pup..." menandakan bahwa yang keluar adalah ukuran jumbo. Atau sebaliknya "ummik/papa eciill ali (nada suara kecil imut)… Anak -anak pup" untuk menindikasikan ukuran yang kecil. Bahkan terkadang dia menyebutkan kakak dan adik pup…. hehe. Kami datang untuk menyiram… Mumpung masih di dalam toilet, kami selalu menanyakan apakah ia masih ingin pup atau sudah saatnya selesai, maka dia akan menjawab "masih ada di perut" untuk meneruskan pup dan kadang "udah habis" untuk menyelesaikan ritual pup dan cawik.

Dari kegiatan pup gak nyangka dia mengaplikasikan ilmu mengenal makna habis dan berisi dalam ritual pup dan mengenali kondisi perutnya. Selain itu Zhafran juga mengenal konsep besar kecil dalam kaitannya dengan penerapan pemahaman figur keluarga yang bagi dia tampak dari ukuran suatu benda.. Ah anak-anak itu belajar lebih banyak dari yang kita tau…

Belajarlah… Bermainlah… Tangkaplah ilmuNya…

Other post you may interest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *