Pentingnya Peran Ayah

Hari ini (9/01/18) kelompok kami presentasi, wah siapa yang nyangka kalau grup yang kalau hari biasa jarang banget pengunjungnya ini mendadak hapal hari berkumpul dan mempertanggung jawabkan amanahnya hehe….

Seru banget diskusi dan presentasi via WA app, serunya itu karena secepat kilat harus mikir, harus ngetik dan parahnya harus nge switch chat kelompok dan chat grup bahkan dalam sekian detik… Dibutuhkan skill deh haha…. Kalau gak bs salah masukin chat dah…:-P

Nah ditulisan ini saya bukan mau ngulas semua, saya cuman ingin sedikit mengulik pertanyaan mb Anik soal LDM

❓Anik
“Bagaimana bila anak lelaki saya usia 5 dan 10 tahun dekatnya sama saya, sementara sama Ayahnya terasa ada jarak. Memang kami LDR an Mbak, sabtu-minggu baru bisa ketemu semua.
Terima Kasih 🙏”

Apabila masalah adalah LDM, tidak bisa tentunya dipaksakan karena waktu bersama ibu secara real lebih banyak, namun ada kalanya ketika ayah dirumah, ibu mundur sejenak untuk menguatkan peran ayah dan kebersamaannya, selain itupun sifat2 atau peranan ayah dapat direkayasa dengan memberikan peranan utama ayah sebagai pemimpin dalam kasus2 yang membutuhkan solusi. Contoh ketika anak butuh izin.. Selalu libatkan ayah… Sehingga anak lelaki tau peran ayah.. Dan akan diserapnya sebagai bekal keAyahan… Pun figur ayah tak boleh hilang mb,mungkin bisa di push dari kakek atau saudara dekat. Saat ayah bisa berkumpul usahakan quality time full time dengan keluarga, meskipun berjauhan sebisa mungkin harus ada komunikasi antar ayah anak sebagai bentuk perhatian bisa lewat video call atau telepon agar anak tetap merasa ayah dekat dengannya.

Nah kadang emang LDM (Long Distance mariage) adalah masalah budaya urban yang sering terjadi, siayah keluar kota dan tak memungkinkan dirumah setiap hari, sehingga si Itulah yang memegang peranan dalam hubungan dgn anak, maupun urusan kerumahtanggaan. Hati-hati loh bunda, Terkadang hal.ini menimbulkan perasaaan posesif pada anak, sehingga ketika ayah pulang, bunda akan tampak mendominasi dan sangat mengenali anak dan lingkungannya, walau secara real demikian ada baiknya bunda mundur sejenak dan benar memberikan ruang pada Ayah agar mengoptimalisasikan perannya sebagai teman, orangtua dan suami bagi keluarganya, hal ini akan berdampak positif dimana anak dalam Memahami peran fitrah seksualnya (dlm hal ini mengenalkan peran ayah)

Other post you may interest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *